
BANDUNG, KABARDEWAN – Para pencari kerja di Kota Bandung menyerbu gelaran Job Fair 2022 yang diprakarsai Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung di salah satu mall Kota Bandung, Rabu 2 November 2022. Ada 4.000 lowongan kerja yang disediakan 40 perusahaan yang menjadi peserta Job Fair 2022.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., yang menghadiri menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Disnaker dan Pemkot Bandung yang telah menggelar acara yang dibutuhkan oleh para pencari kerja di Kota Bandung. Mudah-mudahan bisa digelar secara rutin. Kami di DPRD siap support dan menyetujui anggaran untuk job fair semacam ini,” tuturnya.
Job Fair 2022 juga dihadiri Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Kepala Disnaker Andri Darusman.
Selain para pencari kerja baru, menurut Tedy, lowongan pekerjaan ini juga dibutuhkan oleh warga yang terkena pemutusan kerja di masa pandemi lalu.
Oleh karena itu, Tedy berharap job fair semacam itu akan terus diselenggarakan di masa mendatang. Menurutnya, DPRD Kota Bandung tentu akan menyokong kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan.
Lebih jauh Tedy menjelaskan, bursa kerja adalah acara yang bisa memenuhi kebutuhan perusahaan dalam mencari pekerja sesuai kapabilitasnya.
“Kami mengapresiasi kolaborasi dari banyak pihak sehingga acara ini terselenggara. Dan untuk perusahaan, bila ingin mendapat tenaga kerja yang layak, ikutilah job fair karena akan menemukan pekerja yang memiliki kompetensi yang diharapkan sehingga jelas mendapatkan yang berkualitas,” katanya.
Tedy berharap pada penyelenggaraan selanjutnya akan ada banyak perusahaan yang ikut serta. Dengan demikian, kesempatan angkatan kerja untuk terserap lebih terbuka lebar.
“Mudah-mudahan yang hadir ini bisa semuanya diterima dan perusahaan yang mencari pekerja bisa terbantu. Acara ini merupakan ikhtiar yang luar biasa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tedy sempat mewawancarai sejumlah pencari kerja. Tedy menangkap aspirasi mereka yang berharap acara serupa bisa menjadi solusi bagi mereka yang sedang berupaya mendapat pekerjaan.
Disabilitas
Hal yang juga menarik, dalam Job Fair 2022 dibuka pula jalur khusus bagi kalangan disabilitas. Tercatat sedikitnya hadir 40 orang pencari kerja khusus disabilitas.
Kepala Disnaker Kota Bandung Andri Darusman menjelaskan, job fair ini digelar pada 2-3 November 2022. Di hari pertama ini, job fair diminati sebanyak 12.500 pelamar.
Terdapat 40 perusahaan yang ikut serta dan membuka 4.000 lowongan kerja. Perusahaan ini meliputi sektor jasa keuangan, properti, ritel, perbankan, dan lainnya.
Andri mengatakan, dampak pandemi Covid sejak awal 2020 menaikkan tingkat pengangguran terbuka dari 8,11 persen atau sekitar 105 ribu menjadi 11,46 persen atau kurang lebih 153.000 orang di akhir tahun 2021.
“Maka salah satu upaya yang dilakukan adalah mengadakan kegiatan job fair. Sebelumnya di tahun 2020 dan 2021 job fair ini dilaksanakan secara online,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap acara ini bisa menjadi solusi di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi.
“Dua tahun pandemi melanda Kota Bandung berdampak sosial ekonomi. Hari ini saya apresiasi kegiatan job fair mempertemukan dua belah pihak yang saling membutuhkan. Perusahaan butuh karyawan yang punyai kompetensi, dan pelamar bisa mendapat pekerjaan sesuai potensi yang dimiliki,” ujarnya.*
