
KABARDEWAN.COM, KOTA BANDUNG – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., meninjau pelaksanaan program padat karya Mapag Hujan di Kelurahan Cipadung Kidul, Kecamatan Penyileukan, Kota Bandung, Rabu (22/11/2023). Program ini dilaksanakan mengantisipasi banjir di sekitar daerah tersebut.
Para peserta program Mapag Hujan diketahui merupakan warga sekitar lokasi tersebut. Dalam acara, mereka tampak antusias dan bahu membahu membersihkan sungai Cilameta yang terhubung dengan sungai Cisalatri.
Kedalaman air yang lebih dari satu meter juga tampak tidak menjadi penghalang bagi peserta padat karya untuk membersihkan sungai tersebut dengan harapan saluran air lancar dan tidak meluap, sehingga tidak menyebabkan banjir.
Melihat hal tersebut, Tedy berpendapat bahwa medan yang dihadapi oleh para peserta itu tidak mudah, karena sungai dipenuhi oleh rumput, eceng gondok, bahkan sampah.
“Sungai dipenuhi rumput, eceng gondok, bahkan sampah-sampah. Masih ada yang membuang sampah ke sungai,” katanya.
Tedy juga mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, hal itu dapat meminimalisasi terjadinya banjir.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama meminimalisasi banjir di sejumlah titik di Kawasan Cipadung Kidul dan Komplek Panyileukan,” terangnya.
Selain itu, ia menuturkan kegiatan ini juga merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat, sehingga peserta mendapatkan pendapatan sementara, terutama warga yang membutuhkan pekerjaan. Mengingat kegiatan padat karya tersebut, diikuti sekitar 50 orang.
“Mudah-mudahan dirasakan manfaatnya, baik lingkungan dan juga oleh masyarakat. Sehingga lingkungan kita lebih nyaman, bersih dan sehat,” ucapnya.
Ketua LPM Cipadung Kidul, Ajat Sudrajat pun menerangkan kegiatan padat karya sangat bermanfaat, terutama untuk kebersihan lingkungan dan sungai. Terlebih saat ini, akan memasuki musim penghujan.
“Kegiatan ini tentu bermanfaat bagi warga dan lingkungan. Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh DPRD Kota Bandung,” katanya.
Salah seorang peserta, Sunarno (58) mengaku semangat dan antusias untuk mengikuti program padat karya tersebut. Melalui program tersebut, selain ikut menjaga kebersihan lingkungan dan sungai, tapi juga memperoleh manfaat pemberdayaan masyarakat.
“Lingkungan jadi bersih dan sehat, bukan hanya lingkungan tapi juga bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.[ ]
