Rizal Khairul: ASN dan Non ASN Utamakan Pelayanan pada Masyarakat

Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., saat menjadi narasumber dalamtalkshow OPSI di Radio PR FM Bandung. (Nicko/Humpro DPRD Kota Bandung)
Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., saat menjadi narasumber dalam talkshow OPSI di Radio PR FM Bandung. (Nicko/Humpro DPRD Kota Bandung)

KABARDEWAN.COM, KOTA BANDUNG – Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si.,
mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN berperan penting dalam mempercepat berbagai program Pemerintah Kota Bandung, terutama dalam pelayanan terhadap masyarakat.

Hal itu disampaikan Rizal Khairul saat menjadi narasumber bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa, dalam talkshow OPSI di Radio PR FM Bandung, Jumat, (27/10/2023).

Sayangnya, Rizal menengarai saat ini masih ada beberapa laporan kepada Komisi A DPRD Kota Bandung terkait pelayanan dari para abdi negara itu yang dinilai kurang maksimal.

“Saya sendiri sering dapat aduan dari masyarakat baik itu secara langsung atau tertulis. Sudah merupakan tugas kami, mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Rata-rata aduannya itu lebih pada sisi pelayanan yang kurang maksimal terutama keramahan saat melayani masyarakat,” kata Rizal.

Rizal pun menegaskan pelayanan ASN dan non ASN harus terus ditingkatkan agar berbagai program dari Pemerintah Kota Bandung dapat terus diakselerasikan.

“Masyarakat itu tidak tahu apa bedanya ASN dan non ASN tapi pada dasarnya tugas mereka itu adalah melayani masyarakat semaksimal mungkin. Jadi harapan kami dari DPRD Kota Bandung tentunya untuk para ASN dan non ASN terus meningkatkan pelayanan yang prima, jangan sampai ada pelayanan publik yang “dipingpong”. Pastikan prosesnya juga dapat dipercepat baik itu di OPD atau kecamatan serta kelurahan,” ujar Rizal Khairul.

Ia menambahkan, DPRD Kota Bandung mendukung dari sisi anggaran dalam berbagai bentuk pelatihan untuk meningkatkan kapasitas para ASN dan non ASN di Kota Bandung. Oleh karena itu, Rizal berharap para abdi negara ini dapat memanfaatkan berbagai program pelatihan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bandung.

Baca Juga:  Pembentukan Peraturan Daerah Kota Bandung Libatkan Warga

“Kita memberikan anggaran untuk pembinaan ASN dan non ASN itu jangan disia-siakan. Ikuti secara benar dan serius saat ada kegiatan peningkatan pengetahuan dan kapasitas. Jangan asal menggugurkan kewajiban karena ini harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Allah Swt.,” ujar Rizal.

Tidak hanya itu, Rizal pun berharap partisipasi dari masyarakat untuk bersama mengawasi kinerja para ASN dan non ASN dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik di Kota Bandung.

“Paling utama masyarakat untuk tetap kritis, tidak takut saat menyampaikan kritikan kepada Pemkot khusunya ASN dan Non ASN. Hal ini tentunya untuk mewujudkan pengelolaan pemerintahan yang semoga bisa terus ditingkatkan dan yang utamanya adalah pelayanan paripurna kepada masyarakat,” ujarnya.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *